Koran Lacak
NEWS TICKER

DALAM ERA INDUSTRI 4.0, HARUS DAPAT MEMBANGUN TEAM WORK YANG BAIK.

Senin, 3 Desember 2018 | 8:26 am
Reporter:
Posted by: Koran Lacak
Dibaca: 17

 

Koranlacak.com – Jakarta,

 Semua pihak, terutama kalangan aparatur negara dituntut bekerja secara terarah, terpadu dan terintegrasi pada era industri 4.0. Jangan mengutamakan pertentangan tapi harus dapat membangun team work.

Demikian dikatakatan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan seusai membuka Seminar Penguatan Kapasitas Pemimpin Indonesia Guna Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0, di Jakarta, Senin (3/12) kemarin.

Jadi yang penting, lanjut Luhut, bagaimana bisa membangun teamwork, open mind, open heart, open will dan bagaimana caranya mensinergikan itu semua.

“Pada era 4.0 ini kita harus wise dan cerdas, kadang pemimpin itu kan merasa tinggi,sekarang tidak bisa,” ujarnya

Ia mengatakan, ke depan program seperti training untuk menghadapi era revolusi industry 4.0 ini akan dilaksanakan secara lebih massif lagi, dan bukan hanya dari kementerian/lembaga saja, tetapi akan merangkul berbagai pihak diantaranya dari kalangan partai politik dan lembaga swadaya masyarakat.

“Kita undang akademisi terkemuka dari MIT (Massachusets Institute of Technology). Program semacam ini sudah dibuat di Singapura dan Tiongkok dan beberapa negara lain untuk menghadapi revolusi 4.0. Lemhanas dan Kemenristek Dikti yang akan ditunjuk menjadi leader dalam program ini,” ungkapnya.

Selain itu, kata Luhut, Presiden Joko Widodo pun sudah mencanangkan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan yang juga berkualitas.

“Presiden sudah mencanangkan anak-anak terbaik Indonesia harus disekolahkan di top University, misalnya dari ASN-ASN sekarang, kan banyak pula yang terbaik, nah mereka itu yang disekolahkan ke top University, akan tetapi open heart, open mind dan open will tadi sangat penting diperkuat. Harus ada ekosistem juga setelah mereka pulang dari studinya, jangan lagi what next,” katanya menjealskan.

Di tempat yang sama, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir menjelaskan, pihaknya akan mereformasi sistem pendidikan di Perguruan Tinggi (PT), karena selama ini dinilainya ada yang kekurangan.

“Kami akan lakukan perubahan secara besar-besaran, antara lain pola pikir di PT yang selama ini terkungkung di dalam satu kampus, agar bagaimana nantinya mereka dapat membuka diri dan dapat melihat dunia, mengenai bagaimana kemajuan dan melihat diri kita seperti apa. Jadi kita bisa melihat apa opportunity dan terus melihat ke depan, serta bagaimana kita melihat kohesivitas itu harus kita bangun bersama untuk kemajuan bangsa dan negara,” jelasnya.

Revolusi Industri 4.0 adalah revolusi industri ke 4 yang dimulai dengan revolusi internet pada tahun 90-an dan perkembangannya sangat pesat sehngga internet dipergunakan disegala bidang.

Era itu ditandai dengan kemunculan superkomputer, robot pintar, kendaraan tanpa pengemudi, editing genetik dan perkembangan neuroteknologi yang memungkinkan manusia untuk lebih mengoptimalkan fungsi otak.

Istilah Revolusi Industri 4.0 diperkenalkan pertama kali oleh Jerman. Penyusunan roadmap industri 4.0 oleh pemerintah diharapkan dapat meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global, serta dapat menjadikan Indonesia sebagai 10 besar ekonomi dunia di 2030. 

 

Penulis                 : Friendly Sianipar/R1.

Editor                    : L A E

Sumber                 : Reaksi Nasional.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *

koranlacak.com Copyright 2018 ©. All Rights Reserved.